Keterlaluan Di Bengkel Ini Karyawan Muslim di Paksa Pakai Atribut Natal

di-bengkel-honda-karyawan-muslim-dipaksa-pakai-atribut-natal

Sikap intoleransi di tunjukan oleh sebuah bengkel yang berada di Jati Asih, Bekasi. Salah satu bengkel cabang dari perusahaan mobil  di Indonesia ini mewajibkan para karyawanya yang beragama islam, Memakai atribut natal.

Tidak hanya itu, bagi karyawan yang melanggar peraturan tersebut akan di kenakan denda sebesar 200.000 perhari. Sebanyak 10 orang karyawan muslim di bengkel tersebut di wajibkan memakai topi santa saat bekerja. Hal ini di ungkapkan oleh salah satu pelanggan yang sedang melakukan servis kendaraannya di bengkel tersebut.

“Sabtu 11 Desember 2016 saya mampir ke Bengkel Honda Jatiasih, tapi ghirah ini muncul saat melihat petugas Muslimah yang berhijab menggunakan atribut Natal berupa topi santa. Saya langsung mencari manager di sana ternyata tidak ada, menurut info dari karyawan di sana ada 10 orang Muslim dan Muslimah front office yang wajib menggunakan topi santa,” kata Iyan

“Mereka sangat ingin melepas atribut tersebut dan berharap bantuan dari luar karena dari dalam tidak dapat merubah kebijakan perusahaan itu,

Bersama dengan adiknya iyan mengaku telah mengajukann surat keberatan kepada pihak management , isi surat itu menjelaskan bahwa apa yang di lakukan pihak bengkel tidak sesuai dengan Hak Asasi Manusia.

“Akhirnya saya dan adik berusaha mengingatkan owner dan management dengan memberikan surat keberatan atas kebijakan yang menurut saya melanggar syariat Islam dan HAM,” pungkas Iyan

Advertisements