Masyarakat di Minta Laporkan Jika ada SPBU Nakal

Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan  meminta kepada masyarakat untuk turut andil melaporkan bila ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum melakukan kecurangan atau praktek nakal yang merugikan konsumen.

Direktorat Kementrian Metrologi  dengan tegas akan melakukan penyegelan bila ada SPBU yang merugikan konsumen yang  melakukan pengurangan takaran atau pelanggaran batas toleransi yang di tetapkan yaitu 100 milimeter atau mm dari 20 liter.

“Dari bejana ukur sebanyak 20 liter, misal terjadi pelanggaran toleransi paling tinggi 100 ml karena ada penyusutan. Lebih dari toleransi itu, kami akan buat penyegelan,” kata Ake,Direktorat Kementrian Metrologi

Tidak hanya di segel gan, SPBU yang melakukan pelanggaran akan terkena pinalti atau denda 60 miliar rupiah. atau ancaman kurungan enam tahun penjara, Menurut undang-undang Migas no 22 tahun 2001.

“Apabila SPBU tersebut melakukan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, sesuai Pasal 55 ancamanannya enam tahun dengan denda Rp60 miliar, sedangkan BBM nonsubsidi, ancamannya di Pasal 53, empat tahun kurungan dengan denda Rp40 miliar,” kata Anggota Komite BPH Migas Muhammad Ibnu Fajar.

Gimana gan siap melaporkan.

Sumber:ekonomy.ekozone

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*