Viral Foto Dinding Ban Hancur Karena Air Keras, Benarkah?

Beberapa hari lalu viral unggahan di media sosial yang mengunggah foto kondisi ban sebuah mobil yang hancur dan robek pada bagian samping. Dalam foto itu pengunggah juga menjelaskan bahwa kondisi tersebut lantaran mobil pada saat melintas melindas botol plastik yang berisi cairan air keras. Benarkah demikian?

Manager Proving Ground PT. Bridgestone memberikan pandangan terkait unggahan foto yang  kemudian menjadi viral tersebut. Menurutnya air keras memang dapat merusak material ban, namun tentu hanya pada bagian ban yang terkena cairan tersebut. Pada saat melindas,  air keras dan permukaan kulit ban akan terjadi kontak, sehingga bisa di perkirakaan kerusakan lebih parah pada permukaan kulit ban.

Bertolak belakang dengan foto yang beredar dimana pada foto tersebut kerusakan pada bagian samping sedangkan permukaan ban masih terlihat mulus.

“Kalau lihat kerusakan, itu bukan karena cairan kimia. Kalau kerusakan ban tersebut, istilahnya bleedingCBU (Cord Broken Up), karena ban dijalankan terus-menerus dalam keadaan kurang angin,” jelas Zulpata di kutip dari liputan6.com

Lanjut Zulpana Zaenal, Ketika tekanan pada angin kurang dan ban di paksa untuk dipacu secara terus menerus maka hal itu akan berdampak dinding ban akan mengalami stress dan berakibat benang ban akan putus.

“Kalau misalkan ada botol diisi dengan air keras, pasti telapaknya juga kena, dan di gambar tapaknya sangat mulus. Air keras juga tidak bisa ditaruh di botol plastik biasa, harus botol kaca atau botol plastik khusus,”.

Masuk akal gan?

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*