5 Bencana Alam Terdahsyat di Indonesia

Indonesia telah mengalami berbagai bencana alam, Gempa bumi, Gunung Meletus, Banjir Hingga Tsunami. Semua bencana menimbulkan kerusakan material yang tidak sedikit hingga korban nyawa berjatuhan. Kerusakan material dan kehilangan nyawa berbanding lurus dengan besarnya bencana yang terjadi dalam suatu wilayah.

Berikut daftar 5 Bencana Alam Terdahsyat  di Indonesia yang memakan ribuan hingga ratusan ribu nyawa melayang

  1. Tsunami Aceh Tahun 2004

    Bencana Tsunami yang menerjang Aceh merupakan bencana yang paling banyak menewaskan orang.  Kerusakan bangunan dan lingkungan yang di timbulkan sangat parah. Tsunami Aceh pada tahun 2004 lalu mematikan  lebih dari 200 ribu jiwa. Upaya rekonstruksi pasca gempa dan tsunami butuh waktu lebih dari 4 tahun.
    Tsunami Aceh di mulai dengan gempa dengan kekuatan 9,1 scala richter, dan menimbulkan Tsunami dengan ketinggian gelombang 30 meter. Bencana ini merupakan bencana terparah di dunia

  2. Letusan Gunung Tambora (1815)

    Gunung Tambora meletus pada tahun 1815 Masehi, Gunung yang terletak di Pulau Sumbawa ini di perkiraan menewaskan sebanyak 92 ribu jiwa, Letusan yang amat Dahsyat itu menyemburkan abu vulkanik dan memangkas ketinggian gunung yang awalnya  setinggi 4300 meter menjadi 1.772 meter.Peristiwa ini menjadi bencana alam yang terdahsyat pada zaman Hindia Belanda.

  3. Letusan Gunung Krakatau (1883)

    Jika anda pernah melewati Selat Sunda, maka gunung Krakatau akan terlihat sangat jelas. Letusan dahsyat krakatau pada 16-27 Agustus 1883 menimbulkan korban  tak kurang dari 36 ribu Jiwa meninggal. Abu vulkanik yang di keluarkan menutup langit Jawa selama lebih dari 2 hari. Akibatnya mengalami kegelapan karena sinar matahari terhalang oleh abu vulkanik.

  4. Letusan Gunung Agung (1963)

    Gunung yang terletak di pulau Dewata, Bali ini meletus beberapa tahun setelah Indonesia merdeka tepatnya pada 17 Maret 1963, Menewaskan lebih dari 15 ribu orang. Letusan tersebut merupakan letusan paling dahsyat karena banyaknya korban yang meninggal. Sampai saat ini gunung Agung masih menunjukan aktivitas vulkanik

  5. Gempa Yogya (2006)


    Gempa Yogya terjadi pada pagi hari ketika orang-orang sedang sibuknya untuk memulai aktivitas pagi, sekitar pukul 05:50 WIB. Gempa dengan kekuatan 6.2 scala richter menggunjang Yogya dan sekitar, ribuan bangunan hancur luluh lantak, gempa tersebut juga menewaskan sebanyak 6.234 orang, tidak hanya di Yogya namun juga di daerah sekitarnya , Klaten dan Boyolali.

Bencana alam yang terjadi memang sangat mengerikan bahkan meninggalkan trauma dan luka piskis yang begitu membekas dan butuh waktu lama untuk sembuh. Sebuah bencana Jika dilihat dari sudut pandang agama , semua terjadi karena ulah manusia sehingga mengundang murka Tuhan.